Halaman

Sabtu, 14 April 2012

Basic disk vs dynamic disk



Pada saat windows 2000 diluncurkan, Microsoft memperkenalkan konsep baru dalam penyimpanan disk, yaitudynamic disk. Semua versi Windows (bahkan DOS) mendukung konnsep yang sebelumnya telah ada, basic disk, tetapi hanya versi Windows setelah Windows 2000 saja yang medukung konsep dynamic diskBasic dan dynamic disk dapat mengandung kombinasi FAT16, FAT32, atau NTFS partitions atau volumes.
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan basic disk dan dynamic disk? Mari kita lihat lebih dekat
Basic disk storage
Menurut Microsoft yang dikutip dari situs resminya. Basic disk storage menggunakan normal partition tables yang didukung oleh MS-DOS, Microsoft Windows 95, Microsoft Windows 98, Microsoft Windows Millennium Edition (Me), Microsoft Windows NT, Microsoft Windows 2000, and Windows XP. Suatu disk yang dijadikan sebagai basic storage disebut dengan basic diskBasic disk mengandung basic volumes seperti primary partitionsextended partitions dan logical drive.
Singkatnya, basic storage menggunakan partisi, bukan volume.
Kerugian basic disk adalah kita hanya dapat membuat sampai 4 primary partitions atau 3 primary partitions dan 1extended partition dengan multiple logical drive.
Sebagai tambahan, basic volumes memasukan multidisc volumes yang dibuat dengan menggunakan Windows NT 4.0 atau sebelumnya, seperti menetapkan volume, menetapkan stripe, menetapkan mirror, dan menetapkanstripe dengan parity. Windows XP tidak mendukung multidisc volumes seperti itu. Oleh karena itu, sebelum kita menginstall windows XP Profesional semua multidisc basic volumes tadi harus dihapus atau dirubah menjadidynamic disk.
Dynamic disk storage
Menurut Microsoft yang dikutip dari situs resminya. Dynamic storage didukung oleh Windows 2000 dan Windows XP Profesional (dan versi-versi sesudahnya). Suatu disk yang dijadikan sebagai dynamic storage disebut dynamic diskDynamic disk mengandung dynamic volumes, seperti simple volumes, spanned volumesstriped volumes,mirrored volumes, dan RAID-5 volumes.
Sebagai catatan, dynamic disk tidak didukung oleh removable storage atau portable seperti flashdisk. Selain itu kita juga tidak didukung oleh komputer yang berbasiskan Windows XP Home Edition.
Dengan menggunakan dynamic disk kita dapat memakai disk dan mengatur volume tanpa perlu melakukan restart sistem operasi. Selain itu kita dapat membuat volume yang terdiri dari banyak disk seperti spanned danstriped volumes. Dynamic disk juga menawarkan fleksibilitas yang cukup besar untuk volume managementkarena menggunakan database untuk menyimpan informasi mengenai dynamic volume dalam disk dan dynamic volume yang lain dalam komputer itu.
Berbeda dengan basic diskdynamic disk menampung volume, bukan partisi. Jumlah volumes yang dapat kita buat dalam dynamic hard disk hanya dibatasi oleh jumlah ruang kosong yang tersisa pada har disk tersebut. Kita dapat menambahkan besarnya volume tersebut baik dari disk yang sama atau dari disk yang berbeda. Tetapi kita tidak dapat mengecilkan volume tanpa menghapus data yang ada di dalamnya. Kita dapat menggunakan basicdan dynamic disk pada satu sistem komputer yang sama.
Arti istilah-istilah:
Volume: unit penyimpanan yang dibentuk dari ruang kosong yang berasal dari satu atau lebih disk. Sebuah volume diformat dengan file system dan diberikan drive letter (C:, D: ,.. sampai Z:). Sebuah hard disk dapat memiliki lebih dari satu volume dan volume dapat dibagi/tersebar/terdapat pada lebih dari satu hard disk.
Simple volume: menggunakan ruang kosong yang berasal dari satu hard disk. Dapat terdiri dari satu region dalam disk atau banyak region (penggabungan beberapa region). Simple volume dapat diperluas kedalam beberapa hard disk sehingga menjadi spanned volume. Sifatnya tidak fault tolerant dan bisa diperluas sesuka hati.
Spanned volume: dibuat dari ruang kosong hard disk yang terhubung bersama dari banyak disk (maksimum 32 disk). Spanned volume tidak dapat melakukan mirror dan sifatnya tidak fault-tolerant.
Striped volume: dalam volume ini data tersebar pada dua atau lebih physical disks. Data dalam volume jenis ini dialokasikan secara berurutan dan datar pada setiap physical diskStriped volume tidak dapat melakukan mirrorataupun diperluas dan sifatnya tidak fault-tolerant. Biasa dikenal dengan istilah RAID-0.
Mirrored: sifatnya fault-tolerant. Data diduplikasi ke dalam dua physical disks. Seluruh data dalam satu volumedicopy ke disk yang lain sehingga menimbulkan redundancy data. Jika salah satu disk mengalami kerusakan, data tetap dapat diakses dari disk yang satu lagi. Tidak dapat diperluas (hanya sebatas dua disk). Lebih dikenal dengan RAID-1.
RAID-5: merupakan volume yang sifatnya fault-tolerant. Data dibagi ke dalam beberapa array dari tiga atau lebih disks termasuk paritynya (nilai yang dapat digunakan untuk me-recreate data setelah terjadi kegagalan). Jika satuphysical disk mengalami kerusakan, bagian dari volume RAID-5 yang terdapat dalam disk itu dapat dipulihkan dari data yang tersisa dan paritynya. RAID-5 tidak dapat melakukan mirror ataupun diperluas.
Sytem volume: mengandung file yang berisi spesifikasi hardware yang digunakan Windows saat melakukan load (contohnya Ntldr, Boot.ini, dan Ntdetect.com). System volume dapat, tapi tidak harus, sama seperti boot volume.
Boot volume: mengandung file-file system operasi Windows yang diletakan pada folder %Systemroot% dan %Systemroot%\System32. ). Boot volume dapat, tapi tidak harus, sama seperti system volume.

Selasa, 13 September 2011

Cara Mempercepat Booting Windows 7


Waktu booting (boot-time) yang cepat tentu menjadi idaman setiap pengguna laptop/komputer. Memang, sudah menjadi hal yang alamiah bahwa seiring berjalannya waktu boot-time menjadi semakin lambat. Bila Anda pengguna Windows 7 dan merasa boot-time Windows Anda mulai lambat, jangan khawatir. Saya akan berbagi mengenai tips & trik supaya boot-timeWindows Anda menjadi lebih cepat.
Sebelumnya, kita perlu mencari cara untuk menghitung boot-time secara akurat. Tentu saja kita bisa menggunakan jam tangan untuk keperluan ini, namun ada cara yang lebih akurat lagi. Pertama adalah menggunakan aplikasi yang bernama Boot Racer. Aplikasi ini memang dibuat khusus untuk menghitung boot-time Windows. Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi yang saya capture dari laptop HP saya sendiri berikut ini:

Windows Experience Index di Windows 7


Di setiap artikel review desktop PC, notebook atau notebook yang telah kami buat, kami selalu menyertakan Windows Experience Index sebagai salah satu referensi untuk menilai kinerja keseluruhan hardware.
Bagi seorang Staff IT, Windows Experience Index merupakan istilah biasa pada windows. Tetapi bagi orang awam, istilah tersebut bisa jadi sebuah istilah asing yang jarang terdengar. Mungkin juga anda baru pertama kali mendengar istilah tersebut.
Jika ingin lebih memahami apa itu Windows Experience Index, fungsinya apa, cara kerjanya bagiamana dan aspek yang lain, lanjutkan baca artikel menarik berikut ini:

Mengenal Perbandingan Windows 7 Starter, Home Basic/Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate


Windows 7 sudah resmi dirilis hampir dua  tahun yang lalu, tetapi mungkin sebagian belum tahu tentang beberapa edisi Windows 7 yang banyak beredar. Tidak jarang Laptop baru disertakan dengan Windows 7 StarterTahukah apa beda edisi ini dengan yang lain? Terdapat paling tidak 6 edisi Windows 7, yaitu : Windows 7 StarterHome BasicHome Premium,ProfessionalEnterprise dan Ultimate, lalu apa perbedaannya?

Perbedaan Windows 7 64-bit dengan Windows 7 32-bit


Ketika akan mendownload Windows 7 mungkin anda pernah mengalami sedikit bingung, karena ada Windows 7 32-bit dan Windows 7 64-bit. Lalu mana yang harus dipilih dan cocok dengan laptop atau komputer yang anda miliki ? :D
windows 7
Selain itu mungkin juga anda sedikit bingung apa sih bedanya antara Windows 7 32-bit dengan Windows 7 64-bit ? Inilah pertanyaan umum yang sering muncul :D
  • Apa sih keuntungan menjalankan Windows 7 64-bit dibandingkan Windows 7 32-bit ?
    Jika anda sering bekerja dengan ukuran file yang besar-besar dan memakan memori yang banyak (misal video editing) tentu saja Windows 7 64-bit akan menjadi pilihan yang terbaik karena akan memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan Windows 7 32-bit. Seperti kita ketahui Windows 7 64-bit telah mensupport memori sampai 192GB, sedangkan Windows 7 32-bit hanya 4GB untuk performa maksimum. Keuntungan lain dari Windows 7 64-bit adalah dari segi keamanan, lebih aman dibandingkan Windows 7 32-bit, karena driver Windows 7 64-bit harus benar-benar tersertifikasi oleh vendor si pembuat hardware, jadi sangat sulit untuk disusupi oleh program jahat.
  • Apakah Laptop atau komputer saya bisa menjalankan Windows 7 64-bit ? :D
    Kalau anda baru membeli komputer sebuah komputer dengan teknologi terbaru dan terkini pada umumnya telah support dan mampu menjalankan Windows 7 62-bit, Kecuali jika prosesor yang anda gunakan merupakan prosesor yang lowend misal Laptop dengan Prosesor Intel Atom atau Intel Core Duo ke bawah. Namun jika anda menggunakan prosesor sekelas Intel Core 2 Duo maka bisa dipastikan bahwa komputer anda mampu dan bisa menjalankan Windows 7 versi 64-bit. Jika anda masih ragu-ragu ada baiknya guna program Prosesor Identifikasi dari Intel untuk mengetahui apakah prosesor anda telah suppport Windows 7 64-bit atau tidak.  :D
  • Bagaimana dengan Hardware lainnya misal Soundcard atau LAN Card ?
    Lihat tahun pembuatan dari hardware anda, apabila dibuat setelah adanya Windows Vista (3 tahun ke belakang) maka sudah bisa dipastikan hardware memang telah support Windows 7 64-bit, namun jika hardware yang anda pakai dibuat pada tahun-tahun sebelum Windows Vista hadir (misal tahun 2004 ke bawah), anda baiknya anda cek website dan vendor si pembuat hardware tersebut untuk mengetahui ada tidaknya driver untuk mensupport Windows 7 64-bit.
  • Apakah Driver untuk Windows 7 32-bit bisa digunakan untuk Windows 7 64-bit ?
    Jawabannya jelas sekali, Tidak. Windows 7 32-bit mempunyai struktur yang berbeda Windows 7 64-bit.
  • Lalu bagaimana bila saya telah terlanjur menginstal Windows 7 64-bit sedangkan driver dari hardware yang saya miliki untuk Windows 7 32-bit?
    Jangan kuatir dengan menggunakan Windows XP Mode (Virtual Mechine) di Windows 7 anda bisa menggunakan driver Windows 7 32-bit meski komputer anda telah terinstal Windows 7 64-bit
  • Bisakah saya menjalankan program Windows 32-bit di Windows 7 64-bit?
    Dengan adanya teknologi WOW alias Win 32 on Win64 di Windows 7 tentu saja anda masih bisa menjalankan program Windows 32-bit di Windows 7 64-bit
  • Apakah bisa mengupgrade Windows 7 32-bit ke Windows 7 64-bit?
    TIDAK. Untuk menginstall Windows 7 64-bit dari Windows 7 32-bit anda harus melakukan Installasi penuh alias tidak bisa mengupgrade langsung Windows 7 32-bit ke Windows 7 64-bit. :D
Semoga Bermanfaat :D
Sources: 

Download .NET Framework 1.1, 2.0, 3.0, 3.5, 4.0 Standalone Offline Installer

Microsoft .NET Framework adalah sebuah komponen yang dapat ditambahkan ke sistem operasi Microsoft Windows atau telah terintegrasi ke dalam Windows (mulai dari Windows Server 2003 dan versi-versi Windows terbaru). Kerangka kerja ini menyediakan sejumlah besar solusi-solusi program untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan umum suatu program baru, dan mengatur eksekusi program-program yang ditulis secara khusus untuk framework ini. .NET Framework adalah kunci penawaran utama dari Microsoft, dan dimaksudkan untuk digunakan oleh sebagian besar aplikasi-aplikasi baru yang dibuat untuk platform Windows. Tanpa dot net framework terinstall pada komputer Anda program tersebut (lainnya) tidak akan terinstall atau berjalan di komputer. Jika membutuhkan silakan download .NET Framework semua versi dibawah ini:
PERHATIAN!
Untuk cara downloadnya Anda akan diarahkan ke adf.ly kemudian tunggu 5 detik dan cari tombol SKIP AD yang berada di sebelah kanan atas monitor anda.

Gratis Aplikasi Update Driver Secara Otomatis Dengan Driver Checker 2.7.5


Aplikasi driver checker versi terbaru ini berguna sekali untuk meng-update driver dan memperbaiki software komputer anda secara automatic yang mungkin sudah beberapa tahun tidak pernah diperbaharui seperti video driver, sound driver, printer driver, monitor drivers, system driver, DVD/CD driver, wifi driver, mouse driver, keyboard driver, ethernet driver, scanner driver, bluetooth driver, USB driver, modem driver, firewire driver, storage driver, webcam driver dan driver chipset lainnya. Driver Checker 2.7.5 in sudah disertai dengan keygen supaya aplikasinya dapat dipakai secara full version selama kurang lebih sembilan tahun. kemudian setelah anda meng-update semua driver di PC, anda dapat mem-backup data-datanya dan menyimpannya. silahkan download secara gratis software untuk update driver PC atau Laptop untuk semua merk dan semua sistem operasi windows dibawah ini

  • Free Download Driver Checker 2.7.5 Full Version l 7.64MB
PERHATIAN!
Untuk cara downloadnya Anda akan diarahkan ke adf.ly kemudian tunggu 5 detik dan cari tombol SKIP AD yang berada di sebelah kanan atas monitor anda.